Berdasarkan penelitian Kaspersky Lab dan B2B International tahun 2015 lalu pada pengguna internet berumur 16-24 tahun, terungkap bila remaja lebih rentan kehilangan smartphone ketimbang pengguna dewasa.
![]() |
| MandiriQQ |
yangnya bahaya tidak berhenti pasca smartphone mereka hilang atau dicuri. Sebab, 83 persen remaja mengatakan mereka menderita konsekuensi buruk setelah kejadian itu.
Sepertiga (32 persen) dari remaja berusia 16-24 tahun mengalami peretasan terhadap akun online mereka sebagai dampak kehilnagan atau pencurian perangkat. Satu dari empat menderita kerugian atau dicuri smartphonenya, hanya empat dari sepuluh yang memblokir perangkat melalui operator seluler atau melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Bahkan, hanya 29 persen yang menghapus data-data di perangkat dari jarak jauh atau bahkan mencoba untuk melacaknya menggunakan perangkat lunak ' find my device' (15 persen).
"Oleh karena itu sangat penting, setidaknya, melindungi password, mengenkripsi semua data-data yang sensitif, serta rutin melakukan pembaharuan aplikasi keamanan mobile," ungkap Evgeny Guryanov, Product Manager di Kaspersky Lab.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar